Bussinesman sukses bernama Muhammad SAW

Bussinesman sukses bernama Muhammad SAW…….

Sejak usia 8 tahun Muhammad SAW diasuh oleh pamannya, Abi Thalib karena Abdul Muthalib

sang kakek meninggal dunia. Pada usia 6 tahun Ibunya, Siti Aminah telah meninggal dunia,

sedangkan ayahnya, Abdullah telah meninggal saat beliau masih dalam kandungan. Pada usia

12 tahun, Muhammad SAW diajak pamannya itu berdagang ke Damaskus sejak berusia 12

tahun agar beliau mengenal seluk beluk perdagangan.

Setelah beberapa kali mengikuti perjalanan dagang barulah Muhammad SAW menjalankan

usahanya sendiri saat beliau berusia 17 tahun. Muhammad SAW menjalankan jual beli secara

suka rela dan tidak melakukan riba, menjual barang secara kontan dan jika memberikan tempo

pembayaran maka tidak mengenakan denda, kemudian jika terjadi pertukaran (barter) barang

sejenis, beliau akan menimbangnya dengan takaran yang sama. Muhammad SAW menjadi

orang yang kaya raya sebagai seorang bussinesman yang baik.

Pada usia 25 tahun, Muhammad SAW menikahi Siti Khadijah dengan menyerahkan 20 ekor

unta yang bagus dan ditambah dengan 12 uqiyah(ons) emas. Setelah menikah, Muhammad

SAW menjadi bussines owner karena Siti Khadijah adalah seorang pedagang yang kaya raya.

Muhammad SAW memiliki banyak waktu luang untuk bermunajat kepada Sang Pencipta dan

pada usia 37 tahun Muhammad SAW diangkat sebagai Rasulullah.

“Emas ditukar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, kurma dengan

kurma, garam dengan garam, sama beratnya dan langsung diserahterimakan. Apabila

berlainan jenis, maka juallah sesuka kalian namun harus langsung diserahterimakan/secara

kontan” (HR. Muslim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>