Category Archives: neraka

Penghuni Neraka bernama Jahannamiyyun

Penghuni Neraka bernama Jahannamiyyun….

“Dari Imran bin Hushain dari Nabi SAW, beliau bersabda : ‘Akan keluar sekelompok orang dari neraka

karena syafaat Muhammad SAW lalu mereka masuk ke dalam surga. Mereka dinamakan

Jahannamiyyun” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Neraka Jahannam yang menjadi tempat tinggal abadi bagi orang2 kafir dan orang2 munafik

sangatlah dalam. Begitu dalamnya Neraka Jahannam sehingga jika sebuah batu dilempar ke

dalamnya, maka akan sampai ke dasar neraka setelah 70 tahun batu itu dilempar.

Neraka Jahannam juga menjadi tempat orang2 Islam yang berdosa karena bunuh diri, suka melaknat

dan menuduh orang Islam sebagai orang kafir, suka bersumpah dengan tata cara yang tidak Islami

dan suka berkata dusta. Seorang muslim yang belum batal keislamannya karena tidak berbuat syirik

dan tidak membenarkan perkataan dukun, paraaanormal atau orang pintar akan dikeluarkan dari

neraka walaupun hanya sedikit kebaikan yang dimilikinya.

Setelah lebih dahulu disiksa dengan. azab api neraka karena dosa2nya semasa hidup di dunia, pada

akhirnya orang2 Islam akan dikeluarkan Allah dari neraka dengan syafaat yang diberikan oleh Nabi

Muhammad SAW. Mereka inilah penghuni surga yang disebut sebagai kaum jahannamiyyun, tubuh

dan wajahnya yang semula hitam telah menjadi bersih dengan pertolongan Allah.

Syafaat Nabi Muhammad SAW diberikan karena pernah mengerjakan sholat, puasa, haji,

mengucapkan tahlil dan membaca Al Qur’an terutama surat Al Baqarah dan Ali imran. Syafaat juga

diperoleh karena mempunyai anak shaleh yang mendoakannya dan mempunyai sahabat2 yang

shaleh yang mensholati jenazahnya saat meninggal dunia.

“Pada hari itu tidak berguna syafaat, kecuali (syafa’at) orang yang Allah Maha Pemurah telah

memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhoi perkataannya” (QS. Thaha : 109)

Makanan penghuni Neraka

Makanan penghuni Neraka…..

“Dari Aisyah ia berkata bahwa minuman yang paling disukai Rasulullah SAW adalah minuman manis

yang dingin” (HR. Ibnu Abi `Umar).

Makanan yang sering dikonsumsi oleh Rasulullah adalah makanan2 halal seperti roti sya’ir yang

terbuat dari gandum kasar dan aneka buah2an seperti kurma, qitsa (seperti mentimun), semangka

dan buah2an manis lainnyan sedangkan makanan penghuni neraka adalah buah zaqqum yang

rasanya sangat pahit. Buah zaqqum bukan hanya pahit tapi juga berduri sehingga menusuk perut

demikiian pedihnya.

Rasulullah SAW suka minuman yang yang manis dan dingin atau air zamzam yang segar dan tawar,

sedangkan calon penghuni neraka minumannya mengandung alkohol sehingga rasanya pahit.

Penghuni neraka langsung menelan buah zaqqum yang pahit rasanya sehingga untuk menghilangkan

pahit diberinya minuman dari nanah atau nanah bercampur darah.

Nanah atau nanah yang bercampur darah itu panasnya seperti air mendidih (QS. An Naba’ : 24-26).

Paanasnya mampu memotong usus peminumnya(QS. Muhammad: 15). Air yang sangat panas itu

diselingi dengan air yang sangat sejuk (QS. Shaad: 57-58) sehingga seperti besi yang mendidih

dicelupkan ke dalam air es dan membuat hangus muka peminumnya (QS. Al Kahfi : 29). Jagalah

dirimu dan keluargamu supaya tidak menjadi penghuni neraka yang busuk.

“Maka sesungguhnya mereka benar2 memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka

memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu

pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas” QS. As-Shaffat/37

: 66-67).

Neraka yang paling ringan

Neraka yang paling ringan….

“Sesungguhnya azab yang paling ringan yang menimpa penduduk neraka pada Hari Kiamat adalah

apabila bara api diletakkan di lekuk kedua telapak kaki seseorang, maka otaknya akan mendidih”

(HR. Bukhari).

Banyak yang tidak tergetar hatinya mendengar ancaman api neraka karena tidak menyadari betapa

pedihnya azab api neraka itu menimpa. Andaikan orang2 berdosa itu tahu betapa mengerikannya

siksa api neraka, niscaya mereka tak akan mampu untuk banyak tertawa seperti saat mereka tengah

berbuat maksiyat.

Ketika Rasulullah SAW diperlihatkan pedihnya siksa neraka, beliau berdiam diri di rumah sampai

lama dan sangat sedih karena ternyata tidak semua umat Islam bebas dari siksa api neraka. Azab

neraka sungguh tak terbayangkan karena azab paling ringannya saja dapat mendidihkan otak

meskipun apinya itu hanya diletakkan di telapak kakinya.

Neraka Jahanam sebagai neraka teratas memiliki nyala api yang sungguh menggelegak. Neraka2 di

bawahnya, baik Neraka Sa’ir, Neraka Huthomah, Neraka Ladza, Neraka Saqor, Neraka Wail, Neraka

jahim dan Neraka Hawiyah semunya memiliki api yang selalu menyala-nyala membakar hangus

insan2 berdosa. Ketika tubuh terbakar hangus, ia akan pulih seperti sediakala, hangus lagi dengan

tak ada putus-putusnya.

“Sesungguhnya Neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana. Seolah-olah ia iringan

unta yang kuning” (QS. Al Mursalat: 33)

Neraka Hawiyah untuk orang yang banyak berbuat keburukan

Neraka Hawiyah untuk orang yang banyak berbuat keburukan….

“Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Bersegeralah berbuat kebaikan setelah

berbuat dosa agar dosa itu menjadi bersih dan selalu berlemah lembut dalam bergaul dengan

manusia” (HR. Tirmidzi).

Banyak manusia yang sepertinya enggan untuk berbuat baik padahal kebaikan seseorang akan

dibalas oleh Allah dengan kebaikan berlipat ganda. Satu kai melakukan kebaikan akan dibalas Allah

dengan 10 sampai 700 kali kebaikan bahkan lebih, sementara keburukan hanya mendatangkan dosa.

Perbuatan baik, kendati baru sebatas niat di dalam hati akan dicatat sebagai satu kebaikan yang

sempurna. Sementara jika ia berniat melakukan keburukan, para malaikat hanya akan mencatatnya

sebagai satu kejahatan jika sudah dikerjakan.

Semua perbuatan baik dan perbuatan buruk di atas akan ditimbang pada hari pembalasan. Jika

timbangan kebaikannya lebih berat daripada keburukannya, maka bagiannya adalah Surga. Jika

timbangan keburukannya lebih berat daripada kebaikannya, maka Neraka Hawiyah adalah

tempatnya. Neraka Hawiyah adalah neraka yang paling bawah dengan nyala api yang sangat panas.

“Dan adapun orang2 yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka

Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas” (QS. Al-

Qari’ah : 8-11).