Gembira dan sedihnya orang berpuasa

Orang yang telah menjalankan ibadah puasa kemudian berbuka hatinya menjadi gembira karena bukaannya itu, juga akan mendapatkan kegembiraan lagi kelak ketika bertemu Allah.

Sebaliknya orang yang tidak berpuasa atau membatalkan puasa tanpa alasan yang dapat dibenarkan patutlah bersedih karena Allah tidak akan mengampuni perbuatan dosanya itu

“… dan orang-orang yang memiliki shaum itu memiliki dua kegembiraan, yaitu ketika ia berbuka, ia gembira karena bukaannya itu dan ketika ia bertemu Allah kelak, ia gembira karena shaumnya itu” (HR Ahmad, Bukhari, dan Muslim)

“Barangsiapa berbuka sehari tanpa rukhsah (alasan yang dibenarkan) atau sakit, maka tidak akan ditebus (dosanya) dengan puasa seumur hidup”  (HR Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>