Jangan menikahi wanita secara paksa

Jangan menikahi wanita secara paksa…..

Seorang ayah atau wali lainnya tidak diperbolehkan menikahkan orang yang di bawah kekuasaannya tanpa kerelaan darinya. Seorang janda. Lebih berhak memutuskan tentang pernikahan berikutnya daripada aayah atau walinya. Seorang gadis pun harus dimintai ijinnya bila hendak dinikahkan dengan seorang lelaki.

Sejumlah ulama berpendapat bahwa wanita yang dinikahkan tanpa kerelaan yang bersangkutan, maka akadnya tergantung persetujuan wanita itu. Kalau wanita setuju, maka akadnya sah namun kalau tidak setuju, maka dia berhak membatalkan akad nikah meskipun sudah dinikahkan. Ini adalah pendapat mazhab Hanafi dan riwayat dari Imam Ahmad.

“Dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW bersabda : ‘Janda tidak dinikahkan sebelum diminta perintahnya. Dan gadis tidak dinikahkan sebelum diminta izinnya. Mereka bertanya, bagaimana izinnya wahai Rasulullah? Beliau bersabda: Jika dia diam. ” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Dari Ibu Abas ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, ‘Janda lebih berhak bagi dirinya daripada walinya. Gadis harus dimintakan izin padanya. Dan izin (perstujuannya) adalah diamnya.” (HR. Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>