Neraka Huthomah untuk pengumpat, pencela dan tidak berinfaq

Neraka Huthomah untuk pengumpat, pencela dan tidak berinfaq….

“Dua orang yang saling mencela, maka dosa yang dikatakan keduanya akan ditanggung oleh orang

yang pertama kali memulai, selama yang terzalimi tidak melampaui batas” (HR Muslim).

Orang yang memiliki harta biasanya akan meremehkan orang lain yang tidak memiliki kekayaan

seperti dirinya tanpa ingat bahwa keberhasilaannya semata-mata karunia Allah. Dengan mudah dia

akan mencela pekerjaan atau usaha yang dilakukan oleh orang lain sehingga orang yang dicelanya

itu merasa sakit hati.

Setiap waktunya dipergunakan untuk mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang dimilikinya

itu tanpa ingat untuk bersedekah. Dengan mudah dia akan mengumpat siapapun yang memintanya

untuk berbagi atau memberikan sedekah atau berinfaq karena menganggap bahwa hartanya itu

dapat mengekalkannya,

Mereka tidak perduli bahwa celaan dan umpatannya akan menyakiti hati orang lain. Mereka juga

tidak sadar bahwa perbuatannya itu diancam Allah dengan neraka Huthomah, neraka penghancur

yang akan membakar tubuhnya sampai hatinya pun ikut hancur terpecah-pecah oleh siksa api

neraka.

“Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar2 akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah

kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar)

sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikat pada

tiang2 yang panjang” (QS. Al-Humazah : 4-9)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>