Neraka Sa’ir untuk syaithan dan sekutunya

Neraka Sa’ir untuk syaithan dan sekutunya…

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau arraf (peramal) lalu membenarkan apa yang ia katakan,

maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW” (HR. Ahmad, Al-Hakim

dan Al-Baihaqi).

Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui sesuatu yang gaib. Kalau tahu maka mereka tentu

akan memanfaatkannya untuk kebaikannya sendiri. Dia tidak perlu menjadi peminta-minta dengan

kedok sebagai orang pintar, ustadz, kyai atau penampilan lainnya yang seolah-olah islami. Ada

kalanya kata2 mereka terbukti benar, karena jin yang menjadi sekutunya itu berhasil mencuri berita

langit dari para malaikat, namun lebih banyak lagi yang berupa dusta.

Allah menjadikan bintang2 di langit sebagai pelempar bola api yang menembak para jin yang

berusaha mencuri berita langit sehingga sedikit sekali yang berhasil dibisikkan kepada manusia yang

menjadi sekutunya. Orang yang mendatangi manusia2 yang bersekutu dengan para jin pencuri kabar

gaib ini, maka sholatnya tidak akan diterima selama 40 hari meskipun berdalih hanya sekedar ikhtiar.

Hanya malaikat dan para rasul yang diridhoi Allah saja yang dapat mengetahui berita gaib,

diantaranya berita tentang neraka Sa’ir sebagai neraka pembakar syaithan dari jenis jin dan manusia

yang durhaka. Orang2 yang tertipu dengan penampilan manusia yang bersekutu dengan jin pencuri

kabar gaib ini kemudian mempercayai kata2nya, maka termasuk dalam golongan orang2 kafir

penghuni neraka Sa’ir.

“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang2 dan Kami jadikan bintang2

itu alat2 pelempar syaitan dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala” (QS. Al

Mulk : 5).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>