Pesta pernikahan

Pesta pernikahan…

 

“Dari Anas bin Malik ia berkata bahwa Rasulullah SAW melihat hiasan kekuningan di tubuh Abdurahman bin Auf, lalu bertanya, ‘Apa ini?’ Ia menjawab, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya baru menikahi wanita dengan maskawin seberat biji kurma’ Lalu beliau bersabda, ‘Semoga Allah memberkati perkawinanmu, adakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Pesta pernikahan dalam Islam disebut walimatul ‘urs atau walimah. Walimah tersebut wajib diadakan walaupun dalam bentuk yang sederhana dengan mengundang kerabat, teman2 dan tetangga2 di sekitar rumah. Undangan tidak boleh dikhususkan terhadap orang2 kaya saja (HR. Bukhari) dan mengutamakan undangan terhadap orang2 seiman (HR. Abu Dawud dan At Tirmidzi).

 

Walimah diselenggarakan dengan menyembelih seekor domba atau lebih sesuai kesanggupan untuk mengikuti sunnah dan menyenangkan orang lain. Dalam walimah harus menghindari berbagai kemungkaran dan dosa, seperti makanan haram, minuman keras dan bercampurnya tamu pria dan wanita dalam lokasi yang sama.

 

Dalam walimah boleh menyajikan hiburan namun harus menghindari hiburan yang merusak, misalnya suguhan acara tarian oleh wanita2 yang berbusana tidak sesuai dengan syariat islam, bahkan cenderung mempertontonkan aurat. Hindarkan pula penggunaan perlengkapan yang diharamkan, misalnya bejana, piring atau gelas dari emas dan perak.

 

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang2 yang berlebihan” (QS. Al A’raf : 31).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>