Suami buruk tidak memberi nafkah kepada isteri

“Cukuplah seseorang itu dikatakan berdosa (yaitu) orang2 yang menahan makan (upah dan sebagainya) orang yang menjadi tanggungannya” (HR. Muslim).

Suami wajib memberikan nafkah lahir dan batin tehadap istri dan anak2nya, sementara isteri mempunyai kewajiban untuk taat kepada suami. Jika suami dengan sengaja mendzalimi isteri dan anaknya dengan tidak memberinya nafkah, maka idia berdosa karena telah melalaikan kewajibannya sebagai seorang suami dan ayah bagi anak2nya.

Jika suami yang tidak memberikan nafkah itu memiliki harta yang tampak maka dibolehkan bagi istrinya untuk mengambil nafkah yang menjadi haknya itu dengan sepengetahuan suami atau tanpa sepengetahuan suami. Sang isteri tidak berhak untuk menuntut perceraian karena dimungkinkan baginya untuk mendapatkan nafkahnya itu tanpa perlu perpisahan.

Jika suami yang tidak memenuhi kewajiban tersebut tampak memiliki harta dan dapat diambil karena dekat, maka tidak diperbolehkan adanya perceraian oleh hakim Pengadilan Agama. Jika suami yang tidak memenuhi kewajiban tersebut memiliki harta yang jauh, namun hakim berhasil mendatangkannya untuk isteri, maka isteri tidak ada hak menuntut perceraian.

Jika suami yang menahan nafkahnya itu tidak diketahui dalam keadaan kaya atau miskin, maka tidak boleh ada pemisahan karena penyebab untuk dilakukan perceraian tidak terwujud. Sebaliknya, jika suami diketahui tidak memiliki harta yang cukup (miskin), hartanya tidak diketahui keberadaannya atau suaminya menghilangkan hartanya maka isteri dapat mengangkat permasalahan ini kepada hakim untuk menuntut perpisahan dari suaminya.

“…dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf.” (QS. Al Baqarah: 233).

Tulisan ini harap di share kembali, insya Allah berbuah pahala bagi anda….

Wassalamualaikum,
Mulyo Wiharto
http://facebook.com/mulyo.wiharto
PIN BB 2812A674
*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>